Paradigma adalah cara sudut pandang akan sesuatu benda, sikap maupun perbuatan kemudian dari cara pandang itulah diambil sebuah kesimpulan. Namun, arti paradigma menurut Wikipedia adalahmodel utama, pola atau metode (untuk meraih beberapa jenis tujuan). Akhir – akhir ini sebagai pelaku medsos membuat sudut pandang atau paradigma menjadi terkotak-kotak.

Dalam menyimpulkan sebuah paradigma akan keliru jika tolak ukurnya adalah senang atau benci. Sehingga cara pandang jadi mengabur tidak lagi obyektif. Sebaik apapun seseorang, kalau dari awal sudah membenci orang itu maka yang tampak tetaplah keburukannya. Begitu pula sebaliknya.

Alkisah ada seorang yang buta berjalan menyusuri jalan.  Yang menarik adalah orang buta ini selalu membawa lampu ketika melewati jalan yang gelap. Aneh bukan? Tentu. Pasti ada yang mencela buat apa pakai lampu kan tidak bisa melihat.

Seseorang yang memperhatikan lalu bertanya kepada orang buta itu : “Kau seorang yang buta, untuk apa kau membawa lampu saat berjalan dan bukankah kau tidak membutuhkan lampu itu?”

Lalu orang buta itu menjawab : “Aku memang tidak membutuhkannya tetapi orang lain membutuhkannya agar mereka tahu bahwa aku ada di jalan ini dan tidak menabrakku”

Begitulah kadang cara kita memandang sesuatu bisa saja salah menurut orang lain. Maka sebaiknya jangan gampang menuduh dengan menyimpulkan sesuai sudut pandang pribadi. Seperti halnya kita menuduh orang lain telah berbuat riya’. Mungkin saat Anda membeli sebuah jam tangan mahal untuk sekedar pamer, padahal belum tentu bila orang lain membelinya dengan tujuan sama, bisa jadi ia semata-mata karena ia menyukai jam itu.

Mungkin saat Anda menuduh orang yang sedekah secara terang-terangan dengan alasan ingin dipuji, riya’ dan sebagainya, padahal bisa jadi orang itu sedekah secara terang-terangan agar memotivasi orang lain agar semangat bersedekah.

Baca JugaOrang Bodoh VS Orang Pintar

Maka sudah sebaiknya bila berhati-hati dengan paradigma sendiri. Bisa saja menurut pribadi benar tapi bisa jadi menurut orang lain itu salah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *